KILAS ARENA - Perjalanan Arsenal di Carabao Cup berakhir mengejutkan. Bertandang ke Highbury Stadium, Selasa (27/10/2026) waktu setempat atau Rabu dini hari WIB, The Gunners kalah adu penalti 3-5 dari tuan rumah Fleetwood Town setelah bermain imbang 1-1 pada putaran keempat.
Fleetwood bermain di League Two, kasta keempat Liga Inggris, dan saat ini menempati peringkat ke-18. Hasil ini menjadi salah satu kejutan terbesar di turnamen musim ini.
Dari sisi permainan, Arsenal sebenarnya jauh lebih dominan. Mereka menguasai bola sebesar 78 persen dan melepas 26 tembakan, sedangkan Fleetwood hanya memegang 22 persen penguasaan bola dan mencatat tiga tembakan. Masalahnya, dominasi itu tidak diikuti ketajaman di depan gawang.
Aaron Loupalo-Bi membawa Fleetwood unggul lebih dulu. Arsenal kemudian menyamakan skor lewat Viktor Gyokeres. Setelah itu, kedua tim tidak mampu menambah gol hingga waktu normal berakhir.
Situasi Arsenal makin sulit pada menit ke-85. Max Dowman, winger berusia 16 tahun yang baru dua kali menjadi starter musim ini, diusir wasit Michael Salisbury setelah bereaksi dengan menendang Harrison Neal yang sebelumnya menekelnya. Itu kartu merah keduanya dalam sebulan, setelah sebelumnya juga diusir saat membela Timnas Inggris U19.
Dalam adu penalti, Fleetwood tampil sempurna. Ronan Coughlan, Harrison Neal, Will Davies, Andy Cannon, dan Conor Haughey semuanya sukses mengeksekusi tendangan. Arsenal hanya berhasil lewat Martin Ødegaard, Kai Havertz, dan Gyokeres. Penendang keempat, Bruno Guimarães, digagalkan kiper Jay Lynch, sehingga Haughey menutup laga dengan penalti penentu.
Usai pertandingan, pelatih Mikel Arteta mengakui timnya kurang efisien dalam memanfaatkan peluang. Soal kartu merah Dowman, ia mengaku belum berbicara dengan pemain muda itu.
Kemenangan ini membawa Fleetwood ke perempat final, yang dijadwalkan berlangsung pertengahan Desember. Bagi Arsenal, ini menjadi pelajaran pahit bahwa penguasaan bola dan jumlah tembakan tidak menjamin tiket ke babak berikutnya.

SOSIAL MEDIA