Liga Tarkam di Bojonegoro Gunakan Teknologi VAR untuk Bantu Wasit Ambil Keputusan Lebih Akurat

KILAS ARENA - Gelaran sepak bola antar-kampung (tarkam) di Kabupaten Bojonegoro mencatatkan sejarah baru. Turnamen Putra Bangsa Cup 2026 yang berlangsung di Lapangan Condromowo, Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo, mendadak jadi perbincangan hangat usai resmi mengadopsi teknologi Video Assistant Referee (VAR).

Langkah inovatif ini merupakan yang pertama kalinya sejak kompetisi tahunan tersebut digulirkan pada 2018 silam.

Sistem VAR yang diterjunkan dalam turnamen ini mengandalkan set perlengkapan yang terhitung memadai untuk level tarkam, meliputi empat unit kamera perekam dari berbagai sudut, layar monitor untuk peninjauan replay, perangkat komunikasi nirkabel antara operator dan pengadil lapangan, serta jaringan pendukung.

Teknologi ini difungsikan untuk membantu wasit membedah momen-momen krusial yang kerap memicu perdebatan, seperti:

  • Proses terjadinya gol yang meragukan

  • Pelanggaran di dalam kotak penalti

  • Pelanggaran berbuah kartu merah langsung

  • Kasus kekeliruan identifikasi pemain yang diberi sanksi

Saat situasi krusial terjadi, wasit memiliki wewenang untuk menghentikan laga sejenak guna melihat rekaman video di pinggir lapangan. Kendati demikian, wewenang penuh atas keputusan akhir tetap memegang prinsip utama sepak bola, yaitu berada di tangan wasit utama.

Pihak panitia penyelenggara menjelaskan bahwa peningkatkan kualitas kepemimpinan laga menjadi alasan utama di balik terobosan ini. Kehadiran VAR diharapkan mampu mendongkrak akurasi keputusan, menekan potensi konflik antartim, serta menjamin keadilan bagi seluruh peserta.

Turnamen yang diikuti oleh 27 tim perwakilan desa se-Kabupaten Bojonegoro ini pun panen pujian. Apresiasi dan respons positif mengalir deras dari para pemain, jajaran ofisial, ribuan pasang mata penonton, hingga mendapat pengakuan dari Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Bojonegoro.